PKM (PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT) HIMPUNAN PENDUDUK PENGGUNA AIR MINUM (HIPPAM) DESA BALONGDOWO DAN DESA PUTAT KECAMATAN TANGGULANGIN, SIDOARJO, JAWA TIMUR

Farida Hardaningrum, 0711037001 and Wiwin Agus Kristiana, 0710087502 and Ani Wulandari, 0725068503 (2018) PKM (PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT) HIMPUNAN PENDUDUK PENGGUNA AIR MINUM (HIPPAM) DESA BALONGDOWO DAN DESA PUTAT KECAMATAN TANGGULANGIN, SIDOARJO, JAWA TIMUR. 00. (Unpublished)

[img] Text
laporan_akhir_FARIDA_HARDANINGRUM_S_Si__M_2018.pdf

Download (4MB)

Abstract

Banyaknya industri dan indikasi terjadinya intrusi air laut membuat Kabupaten Sidoarjo mengalami ancaman permasalahan air bersih yang cukup serius. Untuk itu pemerintah berupaya membentuk komunitas yaitu Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM) yang merupakan wadah bagi masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga dari kekurangan dan keterbatasan terhadap air minum/air bersih. Permasalahan utama puluhan HIPPAM yang telah terbentuk di kabupaten Sidoarjo adalah, kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan air bersih yang telah disediakan oleh pemerintah daerah, kurang mampunya masyarakat berpenghasilan rendah dalam menanggung biaya pemasangan sambungan rumah (SR) serta kurang terampilnya pengurus HIPPAM dalam mengelola administrasi organisasi. Adapun permasalahan HIPPAM desa Balongdowo yang berdiri pada tahun 2011 adalah kurangnya tenaga administrasi dan teknis dalam mengelola manajemen HIPPAM. Sedangkan HIPPAM desa Putat yang berdiri tahun 2004 dan hingga saat ini memiliki 325 anggota, mempunyai permasalahan kurangnya kuantitas air untuk didistribusikan pada seluruh pelanggan. Selain itu, penyebaran pelanggan masih terpusat pada keluarga yang mampu memasang SR atau Sambungan Rumah (yang dipasang dengan biaya tertentu). Sedangkan pelanggan yang tidak mampu belum bisa menjadi pelanggan. Program PKM Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM) Desa Balongdowo dan Desa Putat Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan pada mitra kegiatan, yaitu warga desa Balongdowo dan desa Putat. Adapun metode pelaksanaannya adalah: pertama memberikan sosialisasi pada pengurus HIPPAM, kedua memberikan bantuan pelatihan manajemen pengelolaan HIPPAM pada desa Balongdowo dan ketiga memberikan bantuan SR pada beberapa keluarga tidak mampu di desa Putat serta membantu pembuatan usulan proposal untuk diajukan kepada instansi terkait guna mendapatkan bantuan pembangunan sumur artesis baru. Hasil akhir kegiatan ini adalah dengan mengadakan evaluasi program yang telah dijalankan, yang menunjukkan adanya perubahan cukup signifikan, di mana pengurus HIPPAM saat ini lebih antusias dalam menjalankan tugasnya. Jumlah peningkatan pelanggan tidak terlalu banyak, akan tetapi dari kegitan sosialisasi yang telah dilakukan, penduduk makin memahami manfaat HIPPAM serta bagaimana menjalankan organisasi dengan lebih baik. Kata kunci: Evaluasi HIPPAM, desa Balongdowo, desa Putat, sumur artesis, sambungan ke rumah

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 16 Oct 2023 07:45
Last Modified: 16 Oct 2023 07:45
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/1775

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year