ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATANKERJA (SMK3) PADA PEKERJAAN EKSTERIOR PEMBANGUNAN RS. SILOAM SURABAYA

M. Maulana Iqbal Zakkiya, 03120009 (2025) ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATANKERJA (SMK3) PADA PEKERJAAN EKSTERIOR PEMBANGUNAN RS. SILOAM SURABAYA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.

[img] Text (COVER)
cover - Maulana Iqbal.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
bab I - Maulana Iqbal.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB II)
bab II - Maulana Iqbal.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB III)
bab III - Maulana Iqbal.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
bab IV - Maulana Iqbal.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
bab V - Maulana Iqbal.pdf

Download (2MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - Maulana Iqbal.pdf

Download (2MB)

Abstract

Menurut BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) pada tahun 2024 jumlah kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 45.224.676 kasus dengan rincian 64.81% (29.308.491 kasus) peserta Penerima Upah/PU (tenaga kerja perusahaan umum), 21.89% (9.899.338 kasus) termasuk peserta Bukan Penerima Upah/BPU (tenaga kerja lepas) dan 13.30% (6.016.847 kasus) termasuk peserta Jasa Konstruksi (tenaga kerja kontruksi). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan komponen krusial dalam industri konstruksi, terutama pada proyek-proyek yang memiliki risiko tinggi, seperti pembangunan RS Siloam Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SMK3, mengevaluasi dampaknya terhadap kecelakaan kerja, serta mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat kecelakaan di lokasi proyek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden yang terlibat dalam pekerjaan eksterior proyek tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun penerapan SMK3 telah dilakukan, tingkat keberhasilannya dalam mengurangi angka kecelakaan kerja masih belum optimal. Uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 3,289 dengan tingkat signifikansi 0,029, yang berarti variabel Sistem Manajemen K3, Keselamatan Kerja, dan Kesehatan Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kecelakaan kerja. Namun, koefisien regresi menunjukkan bahwa kesehatan kerja memiliki pengaruh paling besar dalam menurunkan angka kecelakaan, diikuti oleh keselamatan kerja, sementara penerapan SMK3 menunjukkan pengaruh yang lebih kecil. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar kontraktor dan pengawas proyek meningkatkan implementasi SMK3 dengan pengawasan yang lebih ketat dan peningkatan kesadaran pekerja. Selain itu, perlu dilakukan program kesehatan kerja yang lebih baik, termasuk pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemerintah juga diharapkan untuk memperkuat regulasi dan pengawasan terkait implementasi PP No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3 dan standar ISO 45001:2018, guna memastikan efektivitas penerapan SMK3 dalam mencapai tujuan zero accident di sektor konstruksi. Kata Kunci: Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Keselamatan Kerja, Kesehatan Kerja

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 07 Jan 2026 02:06
Last Modified: 07 Jan 2026 02:06
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2338

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year