Nur Afifah, 03121003 (2025) IMPLEMENTASI METODE LEAST COST ANALYSIS DALAM OPTIMALISASI BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN Studi Kasus : Proyek Pramita Laboratorium Jl. HR Muhammad No. 128 Surabaya. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.
|
Text (COVER)
cover - Nur Afifah.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
bab I - Nur Afifah.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB II)
bab II - Nur Afifah.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB III)
bab III - Nur Afifah.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB IV)
bab IV - Nur Afifah.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB V)
bab V - Nur Afifah.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - Nur Afifah.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas penerapan metode Least Cost Analysis untuk mengoptimalkan biaya dan waktu pelaksanaan proyek konstruksi pada proyek pembangunan Klinik Pramita Laboratorium yang terletak di Jl. HR Muhammad No. 128 Surabaya. Metode ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas kritis dalam proyek yang dapat dipercepat melalui penambahan durasi lembur, sehingga dapat mencapai keseimbangan antara efisiensi waktu dan biaya. Hasil penerapan metode ini menunjukkan bahwa durasi proyek dapat dikurangi dari 370 hari menjadi 352 hari, dengan penghematan biaya sebesar Rp 289.194.075. Penerapan metode Least Cost Analysis terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan. Percepatan durasi proyek melalui lembur memungkinkan penyelesaian proyek lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien. Namun, penerapan lembur yang berlebihan dapat berdampak pada produktivitas tenaga kerja. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pengelolaan sumber daya manusia yang baik agar keseimbangan antara percepatan waktu dan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Dalam implementasi metode ini, manajer proyek perlu mempertimbangkan berbagai faktor eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi kelancaran proyek, seperti kondisi cuaca, keterlambatan material, dan ketersediaan tenaga kerja. Berdasarkan analisis yang dilakukan, biaya proyek akibat keterlambatan mencapai Rp 4.597.444.088 dengan durasi sisa kontrak yang tersisa 370 hari, termasuk keterlambatan sebanyak 7 hari. Setelah dilakukan percepatan durasi proyek menjadi 352 hari, total biaya proyek berkurang menjadi Rp 4.308.250.012, yang mengindikasikan adanya penghematan biaya yang signifikan. Dari proses percepatan yang berlangsung selama 18 hari, ditemukan 20 item pekerjaan yang dapat dilemburkan untuk mencapai target waktu yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan metode Least Cost Analysis dapat menjadi strategi efektif dalam manajemen proyek, asalkan faktor tenaga kerja dan kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama agar proyek dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai tujuan yang diharapkan. Kata Kunci : Optimalisasi biaya, Optimalisasi waktu, Microsoft Project, Biaya terendah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository Administrator |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 02:20 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 02:20 |
| URI: | http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
