I MADE SUKARTHA, 02121058 (2026) PERLINDUNGAN HUKUM PEMILIK TANAH TERHADAP EKSEKUSI PENGOSONGAN RUMAH (Studi Kasus Putusan No. 375/Pdt.G/2011/PN.Sby). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.
|
Text (COVER)
cover - Made.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
bab I - Made.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB II)
bab II - Made.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
bab III - Made.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
bab IV - Made.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - Made.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji Ratio Decidendi Pengosongan Rumah dalam Putusan Nomor; 375/Pdt.G/2011/PN.Sby juncto Penetapan Nomor 22/EKS/2013/PN.Sby, dan upaya hukum yang dapat dilakukan pemilik tanah untuk membatalkan eksekusi pengosongan yang tidak sah. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian yuridis normative dengan pendekatan: perundang-undangan (statute approach); pendekatan konsep (conceptual apprroach); pendekatan kasus (case approach); dan pendekatan Analisa (Analysis Approach). Dalam kasus yang diteliti, putusan nomor: 375/Pdt.G/2011/PN Sby didasarkan pada pertimbangan: a. tergugat telah dipanggil dengan patut tidak hadir, sehingga mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian dengan Verstek; tergugat I dan tergugat II telah melakukan perbuatan ingkar janji /wanprestasi; jual beli rumah adalah sah antara penggugat dan para tergugat. Pihak ketiga sebagai pemilik sah tanah dengan bangunan di atasnya yang dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diperoleh sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku di Indonesia, memperoleh jaminan perlindungan dan kepastian hukum bagi hak milik atas tanah, dimana terdapat penegasannya melalui suatu mekanisme yang dinamakan “pendaftaran tanah” atau “Recht Kadaster”. Perlawanan dilakukan dengan cara mengajukan tuntutan hak. dengan tujuan memperoleh didapatnya perlindungan hukum oleh pengadilan untuk mencegah eigenrichting. Sangat penting bagi mahasiswa ilmu hukum dan masyarakat mengetahui dan memahami langkah-langkah, dan upaya hukum atau non hukum apa saja yang dapat dilakukan oleh pemilik sah tanah dengan bangunan di atasnya yang dibuktikan dengan SHM atas dampak eksekusi pengosongan yang akan dialaminya. Kata Kunci: Ratio decidendi, Eksekusi pengosongan rumah, Perlindungan hukum, Upaya hukum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository Administrator |
| Date Deposited: | 13 May 2026 07:28 |
| Last Modified: | 13 May 2026 07:28 |
| URI: | http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2600 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
