ANALISIS PERBANDINGAN PENAMBAHAN JAM KERJA LEMBUR DAN SHIFT MALAM DALAM UPAYA PERCEPATAN PROYEK PENGENDALIAN BANJIR KALI LAMONG TAHUN 2025

MIKO BERLIAN ARDIANSYAH, 03119097 (2026) ANALISIS PERBANDINGAN PENAMBAHAN JAM KERJA LEMBUR DAN SHIFT MALAM DALAM UPAYA PERCEPATAN PROYEK PENGENDALIAN BANJIR KALI LAMONG TAHUN 2025. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.

[img] Text (COVER)
cover - miko.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
bab I - miko.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB II)
bab II - miko.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (BAB III)
bab III - miko.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
bab IV - miko.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - miko.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
bab V - miko.pdf

Download (2MB)

Abstract

Proyek Pengendalian Banjir Kali Lamong merupakan infrastruktur krusial bagi Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya untuk memitigasi risiko luapan sungai tahunan. Mengingat musim hujan diprediksi mulai pada November 2025, diperlukan percepatan penyelesaian pembangunan agar target fungsional tercapai tepat waktu sebelum debit air meningkat. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis perbandingan antara strategi penambahan jam kerja lembur dan penerapan sistem shift malam sebagai upaya optimalisasi durasi proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode crashing dengan fokus utama pada aktivitas-aktivitas yang berada di lintasan kritis. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Microsoft Project untuk mengidentifikasi pekerjaan kritis serta menghitung cost slope guna mengetahui rasio efisiensi biaya terhadap waktu. Data penelitian mencakup Rencana Anggaran Biaya (RAB), kurva S, serta daftar harga satuan upah dan bahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua alternatif mampu mereduksi durasi secara signifikan dari rencana awal. Total biaya proyek dalam RAB sebesar Rp28.460.686.859,66 dengan durasi 237 hari kerja. Melalui metode penambahan 4 jam lembur, dihasilkan biaya Rp24.278.651.702,24 dengan waktu 178 hari kerja. Sementara itu, metode sistem shift menghasilkan biaya Rp24.380.909.705,50 dengan durasi 202 hari kerja. Berdasarkan hasil tersebut, alternatif penambahan jam kerja terbukti lebih efisien dari segi biaya maupun waktu untuk diterapkan pada proyek ini. Kata Kunci: Pengendalian Banjir, Kali Lamong, Percepatan Proyek, Metode Crashing, Jam Kerja Lembur, Sistem Shift, Efisiensi Biaya dan Waktu.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 13 Aug 2026 08:15
Last Modified: 13 Aug 2026 08:15
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2656

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year