IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN DAN PENANGANAN KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN SADANG (BTS. KAB. LAMONGAN) – LOHGUNG (KM. 93.175)

ABDUL MUIZ, 03114029 and , Koespiadi (2018) IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN DAN PENANGANAN KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN SADANG (BTS. KAB. LAMONGAN) – LOHGUNG (KM. 93.175). Undergraduate thesis, Universitas Narotama Surabaya.

Full text not available from this repository.

Abstract

Jalan merupakan prasarana yang sangat penting, namun lapisan perkerasan jalan sering mengalami kerusakan atau kegagalan sebelum mencapai umur rencana. salah satunya ruas Sadang (Bts. Kab. Lamongan) – Lohgung (Km.93.175) sepanjang 3,175 Km yang mengalami kegagalan fungsional, guna mempertahankan kondisi serta fungsi jalan, maka perlu adanya penanganan dengan mengacu Pedoman Manual Konstruksi dan Bangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai acuan pemprograman penanganan jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis - jenis kerusakan, langkah - langkah penanganan dan alternatif penanganan jalan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menerapkan 2 (dua) teknik pengumpulan data, yakni 1) survey 2) dokumentasi kondisi kerusakan perkerasan jalan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data, maka hasil identifikasi pengukuran kerusakan dengan pengamatan langsung atau observasi di lapangan didapatkan data kerusakan jalan antara lain : ambles (0,22%), Jembul (1,69%), lubang (pothole) (0,04%), terkelupas (stripping) (2,06%) dan sebagian besar kerusakan retak buaya (crocodile crack) (99,55%). Mengacu pada pedoman Manual Perbaikan Standart untuk Pemeliharaan Rutin Jalan Nomor : 001-02/M/BM/2011, metode Perbaikan Amblas menggunakan P6 (Perataaan), metode Perbaikan Jembul menggunakan P6 (Perataan), metode Perbaikan lubang menggunakan P5 (Penambalan Lubang), metode Perbaikan terkelupas menggunakan P2 (Pengaspalan), dan metode Perbaikan retak buaya menggunakan P2 (Pengaspalan). Pada analisis perhitungan menggunakan Surface Distress Index (SDI) didapatkan 2 jenis kondisi, kondisi rusak ringan dan kondisi baik, sehingga penanganan kerusakan jalan segmen II, segmen III dan segmen IV menggunakan metode pemeliharaan rutin, serta penanganan rekonstruksi dengan cara recycling atau daur ulang perkerasan berupa penanganan kerusakan jalan dengan CTRB (Cement Treated Recycling Base) pada segmen I. Kata kunci : Kerusakan Jalan, Penanganan Kerusakan, Surface Distress Index (SDI)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 14 Jan 2019 02:16
Last Modified: 23 Jun 2020 07:14
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/538

Actions (login required)

View Item View Item
["lib/irstats2:embedded:summary_page:eprint:downloads" not defined]