KHARIEZMA MAULIDHA, 13123079 (2026) PENGARUH METODE EARNED VALUE MANAGEMENT TERHADAP AKURASI KINERJA DAN KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS : GEDUNG PUSAT OLEH-OLEH KHAS PROBOLINGGO DI KRAKSAAN). Masters thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.
|
Text (COVER)
cover - Khariezma.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
bab I - Khariezma.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB II)
bab II - Khariezma.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB III)
bab III - Khariezma.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB IV)
bab IV - Khariezma.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB V)
bab V - Khariezma.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - Khariezma.pdf Download (1MB) |
Abstract
Proyek konstruksi di Indonesia masih sering mengalami pembengkakan biaya dan keterlambatan waktu, sementara metode pengendalian konvensional seperti kurva S belum mampu memberikan deteksi dini yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Proyek Pembangunan Gedung Pusat OlehOleh Khas Probolinggo menggunakan metode Earned Value Management (EVM), mengukur pengaruhnya terhadap akurasi pengendalian biaya dan waktu, serta menguji dampaknya terhadap keberhasilan proyek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-kausal melalui simulasi retrospektif berbasis data kurva S dan laporan biaya selama 22 minggu pelaksanaan proyek. Data dianalisis menggunakan parameter Planned Value (PV), Earned Value (EV), Actual Cost (AC), Cost Performance Index (CPI), dan Schedule Performance Index (SPI), serta didukung kuesioner dari 35 stakeholder proyek.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata CPI sebesar 0,045 dan SPI < 1 mengindikasikan kondisi proyek mengalami pembengkakan biaya dan keterlambatan signifikan. Simulasi EVM mampu mendeteksi potensi over budget 35,7% lebih awal dan keterlambatan 28,3% lebih cepat dibandingkan kurva S, dengan peningkatan presisi pengendalian sebesar 42,6%. Namun, pengaruh EVM terhadap keberhasilan proyek berdasarkan persepsi stakeholder tidak signifikan (R² = 0,327), sehingga ditemukan adanya perception–reality gap. Penelitian ini menegaskan bahwa EVM efektif meningkatkan akurasi pengendalian proyek, namun keberhasilan proyek memerlukan pendekatan multidimensional yang mempertimbangkan faktor teknis dan perilaku stakeholder. Kata kunci: Kata kunci: Earned Value Management, Akurasi kinerja, Keberhasilan proyek, CPI, SPI, Perception–reality gap.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Magister Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository Administrator |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 02:48 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2776 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
