PELINDUNGAN HUKUM TERHADAP GURU DALAM MENEGAKKAN DISIPLIN SISWA DI SEKOLAH

NUR RAHMAD MUNTAHA, 12124016 (2025) PELINDUNGAN HUKUM TERHADAP GURU DALAM MENEGAKKAN DISIPLIN SISWA DI SEKOLAH. Masters thesis, Universitas Narotama.

[img] Text (COVER)
cover - Nur Rahmad Muntaha.pdf

Download (6MB)
[img] Text (BAB I)
bab i - Nur Rahmad Muntaha.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB II)
bab ii - Nur Rahmad Muntaha.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB III)
bab iii - Nur Rahmad Muntaha.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB IV)
bab iv - Nur Rahmad Muntaha.pdf

Download (4MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
daftar pustaka - Nur Rahmad Muntaha.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari ketegangan antara kebutuhan sekolah menegakkan disiplin dan rezim perlindungan anak, yang kerap menempatkan guru pada posisi rentan ketika tindakan korektif dipersepsikan sebagai kekerasan. Permasalahan utama yang dikaji adalah: (1) Apa Batasan Dalam Penegakkan Disiplin Siswa dalam Peraturan Perundang-undangan; dan (2) Apa Upaya Pelindungan Hukum Terhadap Guru Dalam Mendisiplinkan Siswa. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi parameter hukum yang membedakan disiplin edukatif dengan kekerasan, sekaligus merumuskan model pelindungan yang operasional bagi satuan pendidikan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum primer meliputi UUD 1945, UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen, UU Perlindungan Anak, KUHP, PP tentang Guru dan aturan teknis terkait; bahan hukum sekunder berupa literatur akademik, hasil penelitian, dan pendapat pakar; sedangkan bahan tersier mencakup kamus dan ensiklopedia hukum. Analisis dilakukan secara kualitatif-deduktif melalui penafsiran sistematis dan komparatif atas norma, dilengkapi pembacaan yurisprudensi PN Andoolo No. 104/Pid.Sus/2024/PN.Adl (Supriyani) sebagai studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, disiplin harus diletakkan pada koridor non-kekerasan, proporsional, edukatif, dan terdokumentasi, dengan mempertimbangkan konteks sosiopedagogik, etika profesi, dan dampak psikologis pada anak. Kedua, pelindungan hukum efektif bila dioperasionalkan pada tiga lapis: preventif (kode etik, SOP disiplin positif, pelatihan de-eskalasi, integrasi PPKSP), prosedural (penyelesaian internal/etik, pencatatan, koordinasi BK/komite, kanal pelaporan jelas), dan profesional (pendampingan hukum, pemulihan nama baik, diferensiasi jalur sesuai status PNS/PPPK/honorer). Ketiga, putusan Andoolo menunjukkan standar pembuktian pidana dan asas in dubio pro reo dapat mengakomodasi pembelaan atas tindakan profesional guru ketika unsur delik kekerasan tidak terbukti. Rekomendasi menekankan harmonisasi regulasi, penguatan SOP disiplin non-kekerasan, dan dukungan hukum institusional berkelanjutan bagi guru. Kata kunci: pelindungan hukum guru; disiplin siswa; perlindungan anak.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Hukum
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 14 Apr 2026 01:30
Last Modified: 14 Apr 2026 01:30
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2447

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year