ANALISIS YURIDIS TERHADAP SUMBER PERMODALAN KOPERASI MERAH PUTIH DALAM AKTA PENDIRIAN BERDASARKAN PRINSIP KEMANDIRIAN FINANSIAL MENURUT UNDANG UNDANG KOPERASI

MAULITA TRI ROSIDA, 12224014 (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP SUMBER PERMODALAN KOPERASI MERAH PUTIH DALAM AKTA PENDIRIAN BERDASARKAN PRINSIP KEMANDIRIAN FINANSIAL MENURUT UNDANG UNDANG KOPERASI. Masters thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.

[img] Text (COVER)
cover - Maulita.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
bab I - Maulita.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB II)
bab II - Maulita.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB III)
bab III - Maulita.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB IV)
bab IV - Maulita.pdf

Download (3MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - Maulita.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian sumber permodalan Koperasi Merah Putih dalam akta pendiriannya dengan prinsip kemandirian finansial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana kedudukan hukum modal sendiri dan modal pinjaman dalam akta pendirian tersebut dapat menjamin keberlangsungan koperasi tanpa intervensi pihak eksternal yang berlebihan.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundangundangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data bersumber dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan bahan hukum sekunder seperti literatur hukum serta dokumen akta pendirian Koperasi Merah Putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur permodalan yang tercantum dalam akta pendirian Koperasi Merah Putih telah mencantumkan komponen simpanan pokok dan wajib sebagai basis modal sendiri. Namun, terdapat potensi risiko yuridis apabila rasio modal pinjaman dari pihak luar lebih dominan dibandingkan modal penyertaan anggota. Secara yuridis, prinsip kemandirian finansial menuntut koperasi untuk mengedepankan kekuatan swadaya anggota. Ketergantungan yang tinggi pada kredit perbankan atau pihak ketiga dalam akta tersebut dapat mendegradasi otonomi pengambilan keputusan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT).Koperasi Merah Putih perlu mempertegas klausul mengenai limitasi modal pinjaman dan optimalisasi cadangan modal guna memperkuat kedaulatan ekonomi anggota. Penyelarasan isi akta dengan prinsip kemandirian sangat krusial untuk mencegah fenomena "koperasi papan nama" dan memastikan koperasi tetap beroperasi sebagai badan usaha yang demokratis dan mandiri secara finansial. Kata Kunci: Analisis Yuridis, Modal Koperasi, Akta Pendirian, Kemandirian Finansial.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 11 May 2026 08:18
Last Modified: 11 May 2026 08:18
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2544

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year