STATUS HUKUM TANAH GOGOL GILIR DALAM SISTEM HUKUM PERTANAHAN INDONESIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGALIHAN HAK BERDASARKAN TEORI KEMANFAATAN HUKUM

FERNANDO ANGGREK, 12224030 (2026) STATUS HUKUM TANAH GOGOL GILIR DALAM SISTEM HUKUM PERTANAHAN INDONESIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGALIHAN HAK BERDASARKAN TEORI KEMANFAATAN HUKUM. Masters thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.

[img] Text (COVER)
cover - fernando.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
bab I - fernando.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
bab IV - fernando.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
bab III - fernando.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (BAB II)
bab II - fernando.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - fernando.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tanah gogol gilir merupakan bentuk penguasaan tanah komunal yang pengelolaannya dilakukan secara bergiliran oleh warga desa berdasarkan hukum adat. Dalam praktiknya, tanah gogol gilir masih banyak dijumpai di beberapa daerah, namun belum memperoleh pengaturan yang jelas dalam sistem hukum pertanahan nasional. Berbeda dengan tanah gogol tetap yang telah dikonversi menjadi hak milik, tanah gogol gilir belum memiliki legitimasi yuridis sebagai salah satu jenis hak atas tanah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum tanah gogol gilir dalam sistem hukum pertanahan Indonesia serta mengkaji pengalihan hak atas tanah gogol gilir ditinjau dari teori kemanfaatan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundangundangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah gogol gilir berada dalam posisi ambivalen, yakni diakui secara sosiologis namun belum diakui secara yuridis formal dalam sistem pertanahan nasional. Akibatnya, pengalihan hak atas tanah gogol gilir melalui mekanisme jual beli tidak memenuhi asas kepastian hukum. Namun, apabila ditinjau dari teori kemanfaatan hukum, diperlukan pengaturan khusus yang mampu mengakomodasi keberadaan tanah gogol gilir agar pengelolaannya dan kemungkinan pengalihannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa serta meminimalkan potensi konflik agraria. Kata Kunci: Tanah Gogol Gilir, Tanah Komunal, UUPA, Pengalihan Hak, Kemanfaatan Hukum.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 22 Sep 2026 07:56
Last Modified: 22 Sep 2026 07:56
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2710

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year