KEWAJIBAN NOTARIS MENJAGA ASAS PROPORSIONALITAS DALAM PERJANJIAN KOMERSIAL ANTARA USAHA MIKRO, KECIL, MENENGAH DAN PERSEROAN TERBATAS

SRI WAHYUNINGTYAS, 12224042 (2026) KEWAJIBAN NOTARIS MENJAGA ASAS PROPORSIONALITAS DALAM PERJANJIAN KOMERSIAL ANTARA USAHA MIKRO, KECIL, MENENGAH DAN PERSEROAN TERBATAS. Masters thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.

[img] Text (COVER)
cover - sri wahyuningtyas.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
bab I - sri wahyuningtyas.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB II)
bab II - sri wahyuningtyas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (BAB III)
bab III - sri wahyuningtyas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
bab IV - sri wahyuningtyas.pdf

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - sri wahyuningtyas.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendalami kewajiban Notaris dalam menjaga serta menerapkan asas proporsionalitas dalam penyusunan perjanjian komersial yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Perseroan Terbatas (PT). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya ketidakseimbangan posisi tawar (bargaining power) yang kerap terjadi antara UMKM sebagai pihak ekonomi lemah dengan PT yang memiliki struktur modal dan akses hukum lebih kuat. Ketidakseimbangan ini sering kali menghasilkan klausula-klausula yang bersifat eksonerasi dan memberatkan pihak UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Notaris, selaku pejabat umum yang berwenang membuat akta autentik, tidak hanya berperan sebagai pembuat dokumen secara formal, tetapi juga memiliki kewajiban moral dan profesional berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) untuk memastikan kontrak yang dibuat mencerminkan keadilan distributif. Asas proporsionalitas menuntut adanya pertukaran hak dan kewajiban yang seimbang sesuai dengan porsi dan risiko masing-masing pihak. Notaris wajib mengimplementasikan fungsi penyuluhan hukum untuk memberikan pemahaman yang setara kepada pihak UMKM guna memitigasi risiko hukum di masa depan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengabaian terhadap asas proporsionalitas dapat mengakibatkan akta notariil tersebut cacat secara hukum atau dapat dibatalkan karena melanggar prinsip keadilan kontrak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan standar profesi Notaris dalam menangani kontrak lintas skala ekonomi demi mewujudkan ekosistem bisnis yang sehat dan berkeadilan di Indonesia. Kata Kunci: Notaris, Asas Proporsionalitas, UMKM, Perseroan Terbatas, Perjanjian Komersial.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 23 Sep 2026 06:29
Last Modified: 23 Sep 2026 06:29
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2718

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year