EUGENE YUDHISTIRA BAGGIO, 03114164 (2019) ANALISIS PEMILIHAN CAMPURAN UNTUK BETON NORMAL (MIX DESIGN) BERDASARKAN SNI 7656 – 2012, MENGGUNAKAN PERSAMAAN POLYNOMIAL DENGAN MACRO EXCEL. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.
|
Text (COVER)
cover - Eugene.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
bab I - Eugene.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB II)
bab II - Eugene.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB III)
bab III - Eugene.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB IV)
bab IV - Eugene.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB V)
bab V - Eugene.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - Eugene.pdf Download (3MB) |
Abstract
ANALISIS PEMILIHAN CAMPURAN UNTUK BETON NORMAL (MIX DESIGN) BERDASARKAN SNI 7656 – 2012, MENGGUNAKAN PERSAMAAN POLYNOMIAL DENGAN MACRO EXCEL ABSTRAK Pemrograman komputer membutuhkan input dan proses untuk menghasilkan output, pemrosesan data yang baik membutuhkan formula, dalam pemrograman saat menggunakan tabel sangat tidak efisien, sehingga diperlukan pendekatan dalam hal ini tabel tabel yang ada dikonversi menjadi formula, sehingga lebih mudah untuk memproses pemrograman . Desain Campuran untuk beton normal, secara umum, selalu menggunakan tabel yang memiliki SNI (ACI), tabel tabel dimodifikasi dengan Regresi Polinomial menjadi persamaan, tabel dalam SNI (ACI) yang diubah menjadi persamaan adalah tabel 2, tabel 3, tabel 5, dan tabel 6. Persamaan diproduksi menggunakan regresi polinomial, dengan nilai R² yang relatif dekat dengan 1 dan dalam bentuk persamaan kubik. Tabel 2 SNI, diperoleh 16 persamaan kubik, tabel 3 terdiri dari 2 (dua) persamaan, tabel 5 terdiri dari 2 (dua) persamaan dengan 2 (dua) variabel, dan tabel 6 terdiri dari 2 (dua) persamaan. Metode ini dilakukan dengan menggunakan persamaan yang dihasilkan diakses dalam proses pemrograman. Persamaan dari tabel 2, untuk menemukan berat air pencampuran, dengan variabel utama maksimum agregat, variabel tambahan adalah penurunan, persamaan kedua dari tabel yang sama (tabel 2), mencari udara terperangkap (dalam persen), variabel utama adalah maksimum agregat, variabel tambahan adalah eksposur, tabel persamaan 3, mencari rasio air semen, dengan variabel maksimum agregat, sedangkan variabel tambahan adalah persyaratan udara dalam beton (non-air entrained / udara entrain), khususnya untuk tabel 4, persamaan tidak dapat dibuat, karena variabelnya terpisah, persamaan tabel 5, mencari bobot agregat kasar, dengan dua variabel utama maksimum agregat dan FM (Finest Modulus), sehingga persamaan dengan dua variabel, sedangkan tabel persamaan 6, mencari perkiraan awal dari berat beton, dengan maks. agregat variabel utama, dan variabel kedua adalah permintaan udara pada beton (non-air entrained / air entrain). Dari hasil penelitian ini, dapat dilihat bahwa interpolasi lagrange digunakan untuk membantu mendapatkan data yang diperlukan dalam tabel 1 untuk kemerosotan yang tidak tersedia. Hasil dari membandingkan metode dengan persamaan dan tabel tidak terlalu berbeda. Ini memiliki penyimpangan sekitar 5% dari satu sama lain. Tabel 1 diubah menjadi ekspresi yij, y3i, tabel 2 diubah menjadi ekspresi y4i, tabel 4 diubah menjadi ekspresi y5i dan tabel 5 diubah menjadi ekspresi y6i. Semua ekspresi ini adalah persamaan kubik untuk pemrograman komputer. Kata kunci: Persamaan Kubik, Regresi Polinomial, Desain Campuran, Maksimum Agregat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository Administrator |
| Date Deposited: | 04 May 2026 03:06 |
| Last Modified: | 04 May 2026 03:06 |
| URI: | http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2524 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
