KEABSAHAN PENGGUNAAN TANDA TANGAN ELEKTRONIK PARA PIHAK DALAM AKTA NOTARIS MENGGUNAKAN APLIKASI PIHAK KETIGA

Ahmad Januar Zamit, S.H., 12223070 (2025) KEABSAHAN PENGGUNAAN TANDA TANGAN ELEKTRONIK PARA PIHAK DALAM AKTA NOTARIS MENGGUNAKAN APLIKASI PIHAK KETIGA. Masters thesis, Universitas Narotama.

[img] Text (COVER)
cover - Ahmad Januar`.pdf

Download (11MB)
[img] Text (BAB I)
bab i - Ahmad Januar.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB II)
bab ii - Ahmad Januar.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB III)
bab iii - Ahmad Januar.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB IV)
bab iv - Ahmad Januar`.pdf

Download (4MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
daftar pustaka - Ahmad Januar.pdf

Download (4MB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan yang signifikan dalam praktik kenotariatan, termasuk penggunaan tanda tangan elektronik (SPE) dalam pembuatan akta otentik. Namun demikian, muncul permasalahan hukum mengenai keabsahan SPE yang dilakukan melalui aplikasi pihak ketiga, khususnya mengenai pemenuhan syarat formal akta notaris menurut Undang- Undang Jabatan Notaris (UUJN) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum dan kekuatan pembuktian akta notaris yang memuat SPE melalui aplikasi pihak ketiga, dengan mengkaji aspek hukum penyelenggara sertifikasi elektronik, standar keamanan, dan asas kehati-hatian notaris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang- undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keabsahan SPE dalam akta notaris bergantung pada pemenuhan unsur tanda tangan elektronik yang tersertifikasi, penggunaan penyelenggara yang diakui pemerintah, dan kepatuhan terhadap tata cara pembuatan akta sebagaimana diatur dalam UUJN. Penggunaan aplikasi pihak ketiga yang tidak terdaftar atau tidak tersertifikasi dapat berisiko membatalkan kekuatan autentik akta dan mengurangi nilai pembuktiannya di pengadilan. Oleh karena itu, notaris diwajibkan untuk memastikan bahwa penyedia aplikasi pihak ketiga memenuhi standar hukum dan teknis yang berlaku guna menjamin kepastian hukum bagi para pihak yang bertransaksi. Kata Kunci: keabsahan, tanda tangan elektronik, notaris, aplikasi pihak ketiga, akta autentik

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 11 May 2026 06:59
Last Modified: 11 May 2026 06:59
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2533

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year