ANALISIS BUDAYA KERJA, TALENTA DIGITAL, DAN KEBIJAKAN FLEKSIBILITAS KERJA DALAM MEMPENGARUHI KINERJA ASN PEREMPUAN PADA PEMERINTAH KOTA SURABAYA

ADINDA CAHYA PRADNYA PARAMITHA, 11124101 (2026) ANALISIS BUDAYA KERJA, TALENTA DIGITAL, DAN KEBIJAKAN FLEKSIBILITAS KERJA DALAM MEMPENGARUHI KINERJA ASN PEREMPUAN PADA PEMERINTAH KOTA SURABAYA. Masters thesis, UNIVERSITAS NAROTAMA.

[img] Text (COVER)
cover - adinda.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
bab I - adinda.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB II)
bab II - adinda.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text (BAB III)
bab III - adinda.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text (BAB IV)
bab IV - adinda.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text (BAB V)
bab V - adinda.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text (BAB VI)
bab VI - adinda.pdf

Download (3MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka - adinda.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kinerja ASN perempuan merupakan faktor strategis dalam memperkuat kapasitas Pemerintah Kota Surabaya di tengah transformasi digital dan reformasi pola kerja pascapandemi. Namun, tuntutan peran ganda sebagai aparatur negara dan anggota keluarga berpotensi memengaruhi capaian kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Kerja, Talenta Digital, dan Kebijakan Fleksibilitas Kerja terhadap kinerja ASN perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan populasi 355 ASN perempuan dan sampel 78 responden yang dipilih melalui probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 27, meliputi uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Kerja dan Kebijakan Fleksibilitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan Talenta Digital tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan Kebijakan Fleksibilitas Kerja sebagai variabel paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan kerja yang adaptif dan budaya organisasi yang suportif lebih menentukan kinerja dibandingkan kompetensi digital teknis dalam birokrasi yang telah terdigitalisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis pada pengembangan manajemen SDM sektor publik berbasis perspektif gender serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan kerja yang berkelanjutan. Kata Kunci: Budaya Kerja, Talenta Digital, Kebijakan Fleksibilitas Kerja, Kinerja ASN

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Manajemen
Depositing User: Repository Administrator
Date Deposited: 24 Sep 2026 03:41
Last Modified: 24 Sep 2026 03:41
URI: http://repository.narotama.ac.id/id/eprint/2723

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year